Kemolaran adalah
satuan konsentrasi larutan yang menyatakan banyaknya mol zat terlarut dalam 1
liter larutan
Kemolaran (M)
sama dengan jumlah mol (n) zat terlarut dibagi volume (v) larutan
Kemolaran
(Molaritas) dinyatakan dengan lambang M, adalah jumlah mol zat terlarut dalam
setiap liter larutan.
Pengenceran larutan
Larutan pekat
(mempunyai kemolaran besar) dapat diencerkan dengan menambah volum pelarut,
sehingga akan diperoleh larutan yang lebih encer (kemolarannya kecil).
pada pengenceran
berlaku rumus :
V1 M1 =
V2 M2 V1 = volum sebelum pengenceran
M1 = kemolaran
sebelum pengenceran
V2 = volum sesudah pengenceran
M2 = kemolaran
sesudan pengenceran
dimana:
V1M1 :
volume dan konsentrasi larutan asal
V2 M2 :
volume dan konsentrasi hasil pengenceran
Volum pelarut yang
ditambahkan = V2
– V1
pada pengenceran
hanya terjadi pertambahan volum, sedang jumlah zat terlarut tetap, maka M2 <
M1
b. Konsep
Laju Reaksi
c.
Pengertian Laju Reaksi
Laju reaksi adalah perbandingan perubahan konsentrasi
pereaksi atau hasil reaksi terhadap perubahan waktu.
Faktor-faktor
yang mempengaruhi laju reaksi
Laju reaksi dipengaruhi
oleh :
v Luas
permukaan sentuhan/ Ukuran partikel
“Luas
permukaan mempercepat laju reaksi karena semakin luas permukaan zat, semakin
banyak bagian zat yang saling bertumbukan dan semakin besar peluang adanya
tumbukan efektif menghasilkan perubahan”.
“Semakin
luas permukaan zat, semakin kecil ukuran partikel zat. Jadi semakin kecil
ukuran partikel zat, reaksi pun akan semakin cepat”.
v Konsentrasi
Konsentrasi
mempengaruhi laju reaksi, karena banyaknya partikel memungkinkan lebih banyak
tumbukan, dan itu membuka peluang semakin banyak tumbukan efektif yang
menghasilkan perubahan.
“Hubungan
kuantitatif perubahan konsentrasi dengan laju reaksi tidak dapat ditetapkan
dari persamaan reaksi, tetapi harus melalui percobaan”.
Dalam
penetapan laju reaksi ditetapkan yang menjadi patokan adalah laju perubahan
konsentrasi reaktan.
v Suhu
Kenaikan suhu dapat mempercepat laju reaksi karena dengan naiknya suhu
energi kinetik partikel zat-zat meningkat sehingga memungkinkan semakn
banyaknya tumbukan efektif yang menghasilkan perubahan
No comments:
Post a Comment