Tuesday, January 21, 2014

EVAPORATOR DAN MACAM-MACAMNYA (rotary evaporator)

Evaporator adalah sebuah alat yang berfungsi mengubah sebagian atau keseluruhan sebuah pelarut dari sebuah larutan dari bentuk cair menjadi uap.[1] Evaporator mempunyai dua prinsip dasar, untuk menukar panas dan untuk memisahkan uap yang terbentuk dari cairan.[2] Evaporator umumnya terdiri dari tiga bagian, yaitu penukar panas, bagian evaporasi (tempat di mana cairan mendidih lalu menguap), dan pemisah untuk memisahkan uap dari cairan lalu dimasukkan ke dalam kondenser (untuk diembunkan/kondensasi) atau ke peralatan lainnya.[2] Hasil dari evaporator (produk yang diinginkan) biasanya dapat berupa padatan atau larutan berkonsentrasi.[1] Larutan yang sudah dievaporasi bisa saja terdiri dari beberapa komponen volatil (mudah menguap).[1] Evaporator biasanya digunakan dalam industri kimia dan industri makanan.[1] Pada industri kimia, contohnya garam diperoleh dari air asin jenuh (merupakan contoh dari proses pemurnian) dalam evaporator.[1] Evaporator mengubah air menjadi uap, menyisakan residu mineral di dalam evaporator.[1] Uap dikondensasikan menjadi air yang sudah dihilangkan garamnya.[1] Pada sistem pendinginan, efek pendinginan diperoleh dari penyerapan panas oleh cairan pendingin yang menguap dengan cepat (penguapan membutuhkan energi panas).[1] Evaporator juga digunakan untuk memproduksi air minum, memisahkannya dari air laut atau zat kontaminasi lain.[1]
Evaporator dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:
  • Submerged combustion evaporator adalah evaporator yang dipanaskan oleh api yang menyala di bawah permukaan cairan, dimana gas yang panas bergelembung melewati cairan.[1]
  • Direct fired evaporator adalah evaporator dengan pengapian langsung dimana api dan pembakaran gas dipisahkan dari cairan mendidih lewat dinding besi atau permukaan untuk memanaskan.[1]
  • Steam heated evaporator adalah evaporator dengan pemanasan stem dimana uap atau uap lain yang dapat dikondensasi adalah sumber panas dimana uap terkondensasi di satu sisi dari permukaan pemanas dan panas ditranmisi lewat dinding ke cairan yang mendidih 
Prinsip Kerja Alat
Evaporator adalah alat yang banyak digunakan dalam industri kimia untuk memekatkan suatu larutan. Rotary vakum evaporator adalah instrumen yang menggunakan prinsip destilasi (pemisahan). Prinsip utama rotary evaporator yaitu terletak pada penurunan tekanan sehingga pelarut dapat menguap pada suhu dibawah titik didihnya. Rotary evaporator memiliki suatu teknik yang berbeda dengan teknik pemisahan yang lainnya. Dan teknik yang digunakan dalam rotary evaporator ini bukan hanya terletak pada pemanasannya tapi dengan menurunkan tekanan pada labu alas bulat dan memutar labu alas bulat dengan kecepatan tertentu. Karena teknik itulah, sehingga suatu pelarut akan menguap dan senyawa yang larut dalam pelarut tersebut tidak ikut menguap namun mengendap. Dan dengan pemanasan dibawah titik didih pelarut, sehingga senyawa yang terkandung dalam pelarut tidak rusak oleh suhu tinggi.

Bagian-bagian Alat


Gambar 1. Rotary evaporator
  1. Kondensor : berfungsi sebagai pendingin yang mempercepat proses perubahan fasa, dari fasa gas ke fasa cair.
  2. Pompa vakum : berfungsi untuk mengatur tekanan dalam labu, sehingga mempermudah penguapan sampel.
  3. Labu pengumpul pelarut : berfungsi untuk wadah penampung pelarut.
  4. Waterbath : sebagai wadah air yang dipanaskan oleh hot plate untuk labu alas yang berisi “sampel”.
  5. Labu alas bulat sampel :berfungsi untuk wadah penampung sampel.
Cara pengoperasian
Cara pemeliharaan
Air yang digunakan di pompa vakum, waterbath, dan pendingin harus menggunakan air aquades atau aquabides. Air yang digunakan harus diganti secara berkala. Labu pengumpul pelarut dan labu sampel harus diberi vaseline terlebih dahulu untuk menghindari sulitnya labu tersebut dibuka dikarenakan terjadi pemuaian kaca labu akibat suhu.
Hal-hal yang harus diperhatikan saat penggunaan rotary evaporator
  • Pada saat pemasangan, pengoperasian juga pelepasan harus secara berurutan. Terutama saat melepas labu alas bulat. Jika labu alas bulat sulit dilepas, kemungkinan masih tersisa tekanan pada kondensor, bukalah kran pengatur untuk mengurangi tekanannya.
  • Suhu & tekanan. Suhu pada waterbath harus disesuaikan dengan sampel yang akan digunakan.
  • Kemampuan alat pompa vakum.
  • Selang air serta takanan in dan out.
  • Setiap alat punya batas operasi, jadi penggunaannya harus sesingkat dan seoptimal mungkin intuk menjaga keawetan umur alat tersebut.
  • Jika terjadi kejanggalan, segera hubungi pihak laboran atau teknisi. Jika baru pertama kali menggunakan alat ini, minta bimbingan orang yang lebih berpengalaman.
Aplikasi
Pada industri makanan dan minuman, agar memiliki mutu yang sama pada jangka waktu yang lama, dibutuhkan evaporasi. Misalnya untuk pengawetan adalah pembuatan susu kental manis.

No comments:

Post a Comment