Sunday, September 15, 2013

Senyawa Polar dan NonPolar dan Contoh Praktikumnya

Ciri-ciri senyawa polar :
  • dapat larut dalam air dan pelarut polar lain
  • memiliki kutub + dan kutub - , akibat tidak
meratanya distribusi elektron
-memiliki pasangan elektron bebas (bila bentuk molekul diketahui) atau memiliki perbedaan keelektronegatifan
Contoh : alkohol, HCl, PCl3, H2O, N2O5
Senyawa polar digambarkan sebagai
Ciri-ciri senyawa non polar :
  • tidak larut dalam air dan pelarut polar lain
  • Tidak memiliki kutub + dan kutub - , akibat
meratanya distribusi elektron
-tidak memiliki pasangan elektron bebas (bila bentuk molekul diketahui) atau keelektronegatifannya sama
Contoh : Cl2, PCl5, H2, N2
Senyawa non polar digambarkan sebagai
UKURAN KUANTITATIF TITIK DIDIH SENYAWA KOVALEN
* Senyawa polar titik didihnya lebih tinggi daripada senyawa non polar
  • Urutan titik didih, ikatan hidrogen > dipol-dipol > non polar-non polar atau ikatan hidrogen > Van der Waals > gaya london
  • Bila sama-sama polar/non polar, yang Mr besar titik didihnya lebih besar
Untuk senyawa karbon Mr sama, rantai C memanjang titik didih > rantai bercabang (bulat)

PERBEDAAN SENYAWA POLAR DENGAN NON POLAR
SENYAWA POLAR
  • dapat larut dalam air
  • Memiliki pasangan elektron bebas (bentuk tdk simetris)
  • Berakhir ganjil, kecuali BX3 dan PX5
Cth : NH3, PCl3, H2O, HCl, HBr, SO3, N2O5, Cl2O5
SENYAWA NON POLAR
  • Tdk dapat larut dalam air
  • Tdk memiliki pasangan elektron bebas (bentuk simetris)
  • Berakhir genap
Cth : F2, Cl2, Br2, I2, O2, H2, N2, CH4, SF6, PCl5, BCl3
Manakah yang titik didihnya lebih tinggi ?
  1. F2 atau N2 ?
  2. CH4 atau C3H8?
  3. H2O atau H2S?
  4. NH3 atau XeF4?
  5. HF atau HI?
  6. PCl5 atau PCl3?
  7. n-pentana atau 2,2-dimetil propana

    Mengetahui kepolaran beberapa senyawa
     Alat dan Bahan      :  1. Gelas kimia 100 ml ( 3 buah )
                                      2. Sendok teh
                                      3. Gelas ukur 10 ml ( 1 buah )
                                      4. Pengaduk kaca ( 3 buah )
    •     Margarin :
      1. Masukkan 100 ml aquades ke dalam gelas
      2. Masukkan satu sendok teh margarin ke dalam gelas, aduk secara konstan kemudian tunggu/diamkan beberapa saat
      3.  Amati hasil reaksi. Apakah ada endapan atau tidak ? Jika tidak terbentuk endapan berarti bahan tersebut bersifat polar. Jika terbentuk endapan maka bahan tersebut bersifat nonpolar.
    •    Minyak tanah :
      1.  Masukkan 100 ml aquades ke dalam gelas
      2. Masukkan 5 ml minyak tanah ke dalam gelas, aduk secara konstan kemudian tunggu/diamkan beberapa saat
      3.  Amati hasil reaksi. Apakah ada endapan atau tidak ? Jika tidak terbentuk endapan berarti bahan tersebut bersifat polar. Jika terbentuk endapan maka bahan tersebut bersifat nonpolar.
    •    Detergen :
      1. Masukkan 100 ml aquades ke dalam gelas
      2. Masukkan satu sendok teh detergen ke dalam gelas, aduk secara konstan kemudian tunggu/diamkan beberapa saat
      3.  Amati hasil reaksi. Apakah ada endapan atau tidak ? Jika tidak terbentuk endapan berarti bahan tersebut bersifat polar. Jika terbentuk endapan maka bahan tersebut bersifat nonpolar.
    •   Minyak goreng :
      1.  Masukkan 100 ml aquades ke dalam gelas
      2. Masukkan 5 ml minyak goreng ke dalam gelas, aduk secara konstan kemudian tunggu/diamkan beberapa saat
      3.  Amati hasil reaksi. Apakah ada endapan atau tidak ? Jika tidak terbentuk endapan berarti bahan tersebut bersifat polar. Jika terbentuk endapan maka bahan tersebut bersifat nonpolar.
    ANALISIS :
    1. Margarin ( CH2COOR )               R= rantai alkali
    a. Larut tanpa pengadukan : Tidak.
          b. Larut dengan pengadukan : Tidak.
    Hal ini disebabkan karena unsur (Karbon), (Oksigen) dan (Hidrogen) tidak tertarik oleh unsur (Hidrogen) dan (Oksigen) yang ada pada air. Itu terjadi karena beberapa unsur itu mempunyai nilai keelektronegatifan yang sama besar dan beberapa dari unsur itu cenderung tidak berikatan satu sama lain dan tidak membentuk suatu senyawa.
    c. Warna Larutan : Bening
    Hal ini disebabkan karena unsur yang tidak tertarik oleh unsur Hidrogen dan Oksigen cenderung tidak membentuk suatu senyawa baru . Sehingga warna air tetap saja bening, karena tidak ada larutan yang terbentuk.
    d. Keterangan : Endapan di atas (tanpa/dengan pengadukan)
    Ketika unsur tidak tertarik oleh unsur Hidrogen dan Oksigen sehingga cenderung tidak membentuk suatu senyawa . Hal ini menyebabkan margarin yang masa jenisnya lebih kecil dari pada air mengendap di atas air.
    2. Minyak Tanah (C9H16)
    a. Larut tanpa pengadukan : Tidak.
    b. Larut dengan pengadukan : Tidak.
    Hal ini disebabkan karena unsur (Hidrogen), dan (Karbon) tidak tertarik oleh unsur (Hidrogen) dan (Oksigen) yang ada pada air. Itu terjadi karena beberapa unsur itu mempunyai nilai keelektronegatifan yang sama besar dan beberapa dari unsur itu cenderung tidak berikatan satu sama lain dan tidak membentuk suatu senyawa.
    c. Warna Larutan : Bening
    Hal ini disebabkan karena unsur Karbon dan Hidrogen yang tidak tertarik oleh unsur Hidrogen dan Oksigen cenderung tidak membentuk suatu senyawa baru . Sehingga warna air tetap saja bening, karena tidak ada larutan yang terbentuk.
    d. Keterangan : Endapan di atas (tanpa/dengan pengadukan)
    Ketika unsur Karbon dan Hidrogen tidak tertarik oleh unsur Hidrogen dan Oksigen sehingga cenderung tidak membentuk suatu senyawa . Hal ini menyebabkan minyak tanah yang masa jenisnya lebih kecil dari pada air mengendap di atas air.
    3. Detergen (C6H5NaSO3)
    a. Larut tanpa pengadukan : Ya .
    b. Larut dengan pengadukan : Ya
    Hal ini disebabkan karena unsur (Hidrogen), (Oksigen), (Natrium), (Karbon), dan (Sulfur) tertarik oleh unsur (Hidrogen) dan (Oksigen) yang ada pada air. Hal ini dikarenakan beberapa unsur itu mempunyai nilai keelektronegatifan yang berbeda dan beberapa dari unsur itu cenderung berikatan satu sama lain dan membentuk suatu senyawa yaitu larutan detergen .
    c. Waktu tanpa pengadukan  : 3 menit 2 detik
    d. Waktu dengan pengadukan : 1 menit 8 detik
    Perbedaan waktu pelarutan ini disebabkan karena unsur Karbon, Hidrogen, Natrium, Oksigen, dan Sulfur yang tertarik oleh unsur Hidrogen dan Oksigen yang cenderung membentuk suatu senyawa dapat dipengaruhi pelarutannya dengan cara diaduk. Hal inilah yang menyebabkan waktu pelarutan dengan diaduk lebih cepat dari pada waktu pelarutan tanpa pengadukan.
    e. Warna Larutan : Putih keuh
    Hal ini disebabkan karena unsur Karbon, Hidrogen, Natrium, Oksigen dan Sulfur yang tertarik oleh unsur Hidrogen dan Oksigen cenderung membentuk suatu senyawa baru . Senyawa itu disebut dengan larutan detergen yang berwarna putih keruh.
    4. Minyak Goreng ( C14H24 )
    a. Larut tanpa pengadukan : Tidak.
    b. Larut dengan pengadukan : Tidak.
    Hal ini disebabkan karena unsur (Karbon), dan (Oksigen) tidak tertarik oleh unsur (Hidrogen) dan (Oksigen) yang ada pada air. Itu terjadi karena beberapa unsur itu mempunyai nilai keelektronegatifan yang sama besar dan beberapa dari unsur itu cenderung tidak berikatan satu sama lain dan tidak membentuk suatu senyawa.
    c. Warna Larutan : Bening
    Hal ini disebabkan karena unsur Karbon dan Hidrogen yang tidak tertarik oleh unsur Hidrogen dan Oksigen cenderung tidak membentuk suatu senyawa baru . Sehingga warna air tetap saja bening, karena tidak ada larutan yang terbentuk.
    d. Keterangan : Endapan di atas (tanpa/dengan pengadukan)
    Ketika unsur Karbon dan Hidrogen tidak tertarik oleh unsur Hidrogen dan Oksigen sehingga cenderung tidak membentuk suatu senyawa . Hal ini menyebabkan minyak goreng yang masa jenisnya lebih kecil dari pada air mengendap di atas air.
    f. Keterangan : Terdapat gelembung gas (dengan diaduk)
    Ketika unsur Karbon, Hidrogen, Natrium, Oksigen dan Sulfur tertarik oleh unsur Hidrogen dan Oksigen cenderung membentuk suatu senyawa . Adanya gelembung gas karena reaksi dari pencampuran unsur tersebut di atas menghasilkan unsur O2/Oksigen.
    10. Minyak Goreng ( C14H24 )
    a. Larut tanpa pengadukan : Tidak.
    b. Larut dengan pengadukan : Tidak.
    Hal ini disebabkan karena unsur (Karbon), dan (Oksigen) tidak tertarik oleh unsur (Hidrogen) dan (Oksigen) yang ada pada air. Itu terjadi karena beberapa unsur itu mempunyai nilai keelektronegatifan yang sama besar dan beberapa dari unsur itu cenderung tidak berikatan satu sama lain dan tidak membentuk suatu senyawa.
    c. Warna Larutan : Bening
    Hal ini disebabkan karena unsur Karbon dan Hidrogen yang tidak tertarik oleh unsur Hidrogen dan Oksigen cenderung tidak membentuk suatu senyawa baru . Sehingga warna air tetap saja bening, karena tidak ada larutan yang terbentuk.
    d. Keterangan : Endapan di atas (tanpa/dengan pengadukan)
    Ketika unsur Karbon dan Hidrogen tidak tertarik oleh unsur Hidrogen dan Oksigen sehingga cenderung tidak membentuk suatu senyawa . Hal ini menyebabkan minyak goreng yang masa jenisnya lebih kecil dari pada air mengendap di atas air.
    sumber : http://www.wikipedia. com
    KESIMPULAN : KARENA ADANYA PERBEDAAN KEELEKTRONEGATIFAN ATOM-ATOM PENYUSUNNYA.

No comments:

Post a Comment